Hujan
Sejenak kuperhatikan langit di sebelah barat
Kulihat bintang Mintaka, Alnilam dan Alnitak berdiri sejajar
Disebelah kirinya ada Rigel yang bersinar terang sementara Raiph berpendar redup
Kananya, Betelgeuse menyala merah
Sementara Bellatrix memendarkan cahaya putih
Rasi Lintang Waluku
Musim hujan sudah mengintip
Hujan datang untuk sebuah berkah
Kemunculannya menghadirkan tawa, bahagia dan tangis
Hujan selalu menghadirkan rasa rindu
Hujan berkuasa atas segala pilu
Hujan adalah hadiah dari Tuhan.
Untuk mendatangkannya kadang penduduk bumi harus merapal mantra dan doa dalam sebuah upacara sakral
Tapi aku tak merasai apapun di hati
Hujan hanyalah air tawar yang membasahi bumi
Aku tak punya sangkut paut apapun dengannya
Lalu kemana rasa hujan itu?
Hadirkanlah untukku
Beri aku cinta itu...
Cinta yang menetas tatkala hujan datang...
Aku ingin itu...
Memandang langit tak berbintang dengan kerinduan mengakar
Mencari wangi basah tanah di hujan bulan Juni
Beri aku cinta itu
Cinta bodoh yang menguarkan rindu bersama rintikan hujan
Itu sudah cukup untukku
Biar aku punya memori indah tentang hujan
Biar sosokmu akan selalu menemaniku saat hujan datang
Yulia Tanjung
Nganjuk, 11 Oktober 2019
Bagus tulisannya ^^
BalasHapusMasya Allah, bagus
BalasHapusKeren kak
BalasHapusMantap ka!
BalasHapusKeren sekali kakak #semangat
BalasHapusSemoga ya kak. Aamin . Hehe
BalasHapus