Curhat
Alhamdulillah...
Dengan Pangestu Bapak, cerpen untuk antologi pertamaku sudah kukirim, tinggal nunggu cetaknya. Rasanya ndak percaya membayangkan bakal punya buku antologi sendiri.
Mengorbankan diri sedikit egois tidak ikut gabung di kesibukan Penerimaan Santri Baru di sekolah, sangat mengganggu hatiku karena sebenarnya aku ingin bersibuk ria di sekolah ikut cawe-cawe dengan kesibukan yang ada. Tapi aku mencoba menutup mata, menulikan telinga untuk menyelesaikan cerpen ini.
Draft cerpen sudah lama kutulis sebenarnya, aku juga sudah lama memulai menulis cerpen ini, tapi masih ada aja yang harus dikurangi atau di tambal sana-sini, belum juga beberapa part yang kurang pas dan harus kuganti alur ceritanya. Menjadi yang lebih simple, jelas, dan tak bertele-tele karena dibatasi hanya 7 halaman. Jadinya, tetep saja butuh waktu tenang khusus untuk menyelesaikannya.
Rencana cerpen ini akan aku perlebar menjadi sebuah novel yang akan menjadi novel pertamaku. Ada event lomba novel yang menggodaku untuk mengasah kemampuanku. Aku akan banyak bercerita tentang Nganjuk, kota kecil yang menjadi tempat tinggalku sekarang, yang membuatku jatuh cinta dan tergila-gila dengan kota sederhana ini meskipun bukan kota asalku. Sedikit mengenalkan pada masyarakat Indonesia ada kota kecil yang istimewa karena memiliki 'Berlian' dintengahnya yang akan menjadi pusat keberadaban dunia suatu saat nanti.
Subhanalla! Aku cinta menulis. Aku ingin selalu menulis, mengembangkan potensiku di dunia menulis.
Akan kutulis sejarah dunia, akan kuabadikan KeajaibanNya, akan kutorehkan sebuah kisah tentang Seseorang yang mengganggam dunia hingga semua orang memujanya.
Bismillahirrahamanirrahim...
Dengan Pangestu Bapak, semoga diizinkan aku mengejar cita-citaku. Menjadi penulis best seller, yang menelurkan ratusan bahkan ribuan buku best sellernya, kemudian menginspirasi banyak orang, diterjemahkan ke dalam seluruh bahasa di dunia, difilmkan menjadi film terbaik sepanjang masa. Aamiiin...
Karena ini adalah cara yang kubisa untuk berdakwah, untuk berjuang, untuk membela Guruku. Mengenalkan pada seluruh dunia tentang siapa Guruku. Sang Avatar, Si Raja Munir, Sang Isa Almasih, Sang Juru Penyelamat, Sang Imam Mahdi, Sang Cahaya Ilahi, Sang Utusan Allah di bumi, Sang Rasullah.
10-Juli-2019
Komentar
Posting Komentar