Ingin Lahir Kembali

Aku Ingin Dilahirkan Kembali

Sekarang aku merasa dalam tahap ingin merubah sampah dalam diriku, tidak membuangnya....tapi merubahnya menjadi sesuatu yang baik.

Sedikit yang masih bisa kulakukan sejauh ini.


Belajar diam saat tidak tahu atau ragu, belajar jujur  saat ditanya and I don't know the answer, berusaha menghanguskan rasa iri, dengki, benci, prasangka dan yang paling berat berusaha menghilangkan "aku" serta ego dan malas.

Tahu bagaimana rasanya??
Sangat berat.
Seperti memanjat tebing sangat tinggi dengan kemiringan 90° tanpa bantuan tali atau panjatan, kemudian tergelincir berkali-kali. Tapi kita tak bisa mundur karena itu artinya jatuh pada jurang mengerikan dan mati sia-sia di sana.

Hanya "keinginan kuat" yang bisa membantu terus memanjat tebing itu.

Dan "keinginan kuat" itu tidak mungkin bisa hadir dalam hati dan jiwa kita tanpa Tuhan Sang Maha Penggerak hati hambaNya...

Tapi tidak berhenti di sana saja, kadang "keinginan kuat" itu hanya hadir sesaat, kemudian perlahan memudar dan hilang ditelan ego dan nafsu kita.

Maka, "komitmen" adalah sesuatu yang teramat mahal harganya.
Tidak main-main, kita perlu menabungnya seumur hidup kita, bahkan sejak balita...
Karena saat orang tua tidak memberi modal itu kepada anaknya, maka anak itu akan menjadi pecundang di kemudian hari.

Jika kita baru mengenal "sang komitmen" saat kita beranjak dewasa, itu seperti menghadapi tumpukan benang kusut yang menggunung yang harus kita urai satu persatu. Jika "komitmen" tidak kita miliki, kita pasti memotong setiap benang dan hidup kita berakhir tanpa mendapat apa-apa.

Jika dulu aku pernah ditanya.
"Saat kau diberi satu kesempatan lahir kembali di dunia, ingin menjadi apa dan siapa kamu?" maka dengan sangat yakin kujawab "aku tidak ingin menjadi apapun atau siapapun, aku ingin menjadi aku yg seperti ini, saat ini, dengan segala kelebihan dan kekuranganku sekarang".

Betapa sombongnya!!!!

Tapi kali ini, aku benar-benar ingin lahir kembali dengan keadaan suci dan disucikan, dengan tetap dipertemukan Utusan-Nya yang Hak dan Syah, dengan dimaukan bergerak, berjuang di jalan-Nya, dengan diberi kemauan kuat memerangi nafsu, dengan dilengkapi komitmen tinggi, dengan dimaukan terus belajar, dimaukan berusaha menjadi lebih baik hati, jiwa dan sikapku, yang memiliki kecantikan dari dalamku. Lahir kembali tanpa rasa iri, dengki, ego dan keakuan.

Aku ingin lahir kembali....!!!
Dengan rasa cinta yang tak pernah pudar untuk-Nya, untuk Sang Cahaya, Sang Utusan.
Ya.... Abal Hasan wa Hussaini...
Salam AlaiKa...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Noda Pada Gadis Kecil Itu

Menulis adalah duniaku

Wisuda ODOP