Judul Buku: Noda Pada Gadis Kecil Itu Penulis: Dre Kalfa Penerbit: Petrick Kellan publisher Jumlah Halaman: 216 Awal kemunculannya sudah menggegerkan dunia emak-emak di group KBM bukan hanya kisahnya yang sangat bikin penasaran, juga bahasa penyampaiannya menggugah selera untuk menyantap tulisan yang gurihnya kebangetan ini. Satu lagi, bahasa yang digunakan, jenis tulisannya, teknis tulisannya mengingatkan banyak emak-emak tentang akun yang sudah menjadi idola di Facebook. Tapi untuk aku pribadi, aku beli novelnya karena kisahnya yang menarik dan bahasa yang sangat ringan tapi mampu menjungkir balikkan perasaan para pembacanya. Aku ingin banyak belajar dari tulisannya, mencari kelemahan penulis di sana. But, you know, it's like talking about a needle in a haystack. Ini sebuah kisah pemerkosaan pada seorang gadis yang baru menginjak remaja. 16 tahun dan hamil. Penulis begitu tega menggambarkan gadis berumur segitu dan dibuat hamil dan terpaksa menikah. Aku sendiri...
Alhamdulillah... Dengan Pangestu Bapak, cerpen untuk antologi pertamaku sudah kukirim, tinggal nunggu cetaknya. Rasanya ndak percaya membayangkan bakal punya buku antologi sendiri. Mengorbankan diri sedikit egois tidak ikut gabung di kesibukan Penerimaan Santri Baru di sekolah, sangat mengganggu hatiku karena sebenarnya aku ingin bersibuk ria di sekolah ikut cawe-cawe dengan kesibukan yang ada. Tapi aku mencoba menutup mata, menulikan telinga untuk menyelesaikan cerpen ini. Draft cerpen sudah lama kutulis sebenarnya, aku juga sudah lama memulai menulis cerpen ini, tapi masih ada aja yang harus dikurangi atau di tambal sana-sini, belum juga beberapa part yang kurang pas dan harus kuganti alur ceritanya. Menjadi yang lebih simple, jelas, dan tak bertele-tele karena dibatasi hanya 7 halaman. Jadinya, tetep saja butuh waktu tenang khusus untuk menyelesaikannya. Rencana cerpen ini akan aku perlebar menjadi sebuah novel yang akan menjadi novel pertamaku. Ada event lomba novel yang menggo...
Miss Uun, pengajar Bahasa Inggrisku di Kampung Inggris Pare merekomendasikan Anne of Green Gables. Katanya, sosok Anne mirip-mirip dengan putriku. Karena Miss Uun selalu teringat anakku, Tita, jika baca karakter tokoh di dalamnya. Aku pernah tahu buku ini di rumah kakakku. Dia juga sempat nyeletuk kalau novel non romance ini bagus. Tapi aku belum selesai membacanya. Baru setelah Miss Uun meyakinkanku untuk membacanya, aku membeli bukunya tapi belum sempat membaca, terlupakan dengan buku lain, kegiatan lain dan alasan-alasan lain. Hingga semalam aku ditagih Mas Lutfi untuk segera menyelesaikan tugas RCO. Membaca buku fiksi yang non romance. Aku langsung berdiri mematung di depan rak bukuku, menjelajahi tiap buku koleksiku yang banyak didominasi buku tentang Manajemen Marketing akhir-akhir ini. Dan mataku tertuju pada buku yang sudah kubeli setahun yang lalu itu. Tanpa pikir panjang aku memungutnya dan membawa ke kamar untuk membacanya. Lemburan. Hehe... Tern...
😂😂 ya Allah ...
BalasHapustapi sama PJ nya gemeeeuuussss.... kwkwkwk
Hapus