Dream? It's a bullshit!

Masa depan adalah apa yang kau lakukan hari ini. You know why? Karena masa depan ditentukan atas apa yang kau lakukan saat ini. 

Kadang orang terlalu berhayal tentang masa depan. Padahal masa depan tidak untuk dibayangkan. Masa depan bukan sekedar jargon 'Tomorrow must be better than today'. Masa depan itu bukan ramalan guys! Masa depan itu ditetapkan masa ini, sekarang, setiap detik dari apa yang kita lakukan saat ini. 

Kenyataan ini kadang lolos dari pengamatan setiap orang, mereka merancang tentang masa depan yang hebat tapi tak melakukan apapun. Itu berhayal namanya. Dan itu menghancurkan kita, guys!! Yups, mimpi akan menghanguskan kita, membuat kita babak belur. Jadi jangan pernah bermimpi.

Ekstrim memang, karena kebanyakan dari kita nasih suka mimpi, terlalu asik dan terlena oleh mimpi. Bahkan ada yang terang-terangan berujar, 'bermimpilah setinggi langit', duh...itu merusak masa depan kita.

Ada yang keberatan?

Oke, kita ubah istilahnya. Mimpi itu bullshit. Dia menghancurkan sang pemimpi. Tapi jika kita ganti istilahnya menjadi 'rencana' akan lebih jelas gerak dan actionnya. So, don't call it a dream, call it a plan. 

Mimpi hanya hayalan tapi rencana memiliki metode dan cara apa yang akan dilakukan. 

Manusia tanpa rencana akan sulit menerima perubahan. Padahal perubahan itu pasti. Tidak ada yang tidak berubah selain perubahan itu sendiri. Maka untuk menghadapi perubahan, kita harus punya rencana menghadapi perubahan, itulah masa depan.

Kadang orang yang berjaya di masa lalu  terlena dengan masa emasnya. Dia meyakini bahwa kejayaannya akan abadi. Dia punya cara untuk membuatnya terus berada di puncak, tapi dia tidak mengikuti perubahan. 

Kita ambil saja sebagai contoh, perusahaan Nokia, Yahoo, yang dulu berjaya tapi sekarang hilang dari peradaban. Mereka terlalu puas dengan apa yang mereka miliki. Tawaran Apple tidak digubris, ajakan Google dianggap lelucon. Mereka melihat masa depan masih akan berpihak padanya dengan apa yang mereka lakukan. Mereka lupa bahwa peradaban dan manusia itu berubah.

Seperti yang diungkap Rhenald Kasali dalam bukunya Tomorrow is today, perubahan itu pasti. Sayangnya tak semua orang mau berubah. Sebagian malah terperangkap dalam 'masa lalu', masa-masa emasnya tak ada lagi. Mereka berpikir zaman keemasan itu akan ada terus, dan bila hilang, ia pun tetap berpikir dengan cara yang mereka yakini berhasil di masa lampau.

So, apa mimpi kalian? Hilangkan itu. Musnahkan. Ganti dengan apa rencana kalian untuk menjadi lebih sukses, lebih baik dan lebih bahagia?

Thank you for reading. Dan tetaplah terbuka memghadapi segala perubahan dengan rencana yang matang, action yang berkelanjutan dan sebuah komitmen.

See ya!

Yulia Tanjung
Nganjuk, 18 Nopember 19

Komentar

  1. Dulu aku selalu bermimpi, tapi nyatanya mimpi tinggalah mimpi, kemudian aku berpikir bahwa iya memang benar rencana, usaha dan doa adalah hal yang lebih baik dari pada bermimpi.

    BalasHapus
  2. Baiklah, mulai sekarang aku akan menyebutnya sebagai rencana. Hehe. Terimakasih mba tulisannya keren 😁❤️

    BalasHapus
  3. Makasih banyak mba atas pencerahannya. Bener2 inspiratif banget

    BalasHapus
  4. Sampai sekarang aku masih bermimpi, lebih tepatnya memiliki IMPIAN. Tak hanya sekedar memimpikannya, tapi memiliki rencana atau cara atau langkah-langkah untuk mencapai impian itu.

    BalasHapus
  5. Lebih baik berencana dari pada bermimpi. Karena mimpi hanya diangan-angan 😅

    BalasHapus
  6. Perubahan itu niscaya, kalau nggak mau berubah akan musnah. Yuk action dan rubah mimpi jadi rencana.

    BalasHapus
  7. bagus tulisannya :)

    mampir ke blog saya juga yah, jangan lupa follow :)

    BalasHapus
  8. Tahanankata.. bagus ni nama blognya

    BalasHapus
  9. kereen... idenya dan rangkaian katanya...

    BalasHapus
  10. Masa depan adalah apa yang kita mulai hari ini, kita tekuni dan kita usahakan.

    BalasHapus
  11. Berhenti bertanya saatnya rencana.. Mantabb

    BalasHapus
  12. Masyaa Allah, siap merencanakan! Bismillah! Hehehe. Terima kasih ya Mba untuk tulisannya... ngomong-omong, sepertinya ada typo ya Mba? 'khayalan'... terpeleset jadi 'hayalan' itu Mba? hehehe

    BalasHapus
  13. Aku juga gk percaya sama mimpi, bahkan takut utk bermimpi.

    BalasHapus
  14. Aku tipe pemimpi, ada banyak hal yg awalnya hanya mimpi skrg jadi kenyataan. Mungkin karena sambil action, sehingga mimpi tdk hanya sekadar angan2.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Noda Pada Gadis Kecil Itu

Menulis adalah duniaku

Wisuda ODOP