Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

thank you sania part 3

Rasanya malas sekali melakukan papun hari ini. Penolakan Sania malam minggu kemarin benar-benar menyerap habis semangatku yang biasanya meletup-letup. Rasanya aku cowok yang sama sekali tak punya kelebihan apa-apa.  Sebenarnya Sania tidak salah sih menolak cintaku. Dia tak mungkin menghianati sahabatnya, Eva. Aku juga masih resmi sebagai pacar Eva.  Pelajaran Biologi hanya lewat saja di pikiranku. Dari tadi aku hanya mencoret-coret halaman akhir buku tukisku dengan satu nama. Sania.  Setelah bel istirahat berbunyi, aku bergegas mamasukkan semua bukuku di dalam tas dan keluar kelas dengan cepat setelah guru biologi menutup kelasnya.  Sampai di kelas IPA2, aku celingukan mencari sosok kecil dengan kucir kuda yang sedang ingin aku temui. Tak ada, Kelasnya kosong hanya tinggal dua pasang kekasih yang sedang ngobrol serius. "Eh, kok sudah kosong kelasnya?" Mereka berdua menatapku yang heran. Padahal bel istirahatkan baru saja terdengar. "Jam 3-4 kosong tadi." Mereka komp...

Thank You, Sania part 2

Aku bersiap apel Malam Mingguan ke rumah Sania. Berdebar antara bahagia dan takut. Takut karena aku belum pernah ke rumahnya. Aku tak berani berespektasi dengan segala kemungkinan. Hanya ingin membayangkan hal yang baik saja. Kukenakan busana terbaik yang aku punya. Bersiap berangkat dengan  T-Shirt  V neck warna latte yang kukombinasikan dengan celana jeans warna coklat milo. Blazer terbaik yang kumiliki dengan warna hitam membuatku puas saat kupatut diriku di dalam cermin. And here I am. Sedang berdiri tepat depan rumah gadis yang selama ini mengganggu pikiranku. Rumah ini sederhana,  dinding berwarna putih bersih dengan dua jendela coklat kayu seperti model rumah kebanyakan.  Ada taman yang hijau membentang halamannya yang luas. Aku sedikit heran, tanaman yang menghiasi rumahnya bukan tanaman bunga seperti umumnya, tapi sawi, kangkung, selada yang ditanam di banyak  pollybag  juga puluhan paralon besar yang diberi banyak lubang pada sisinya dan ditana...

Thank You, Sania part 1

        Cewek ini manis amat sih. Rambutnya panjang sepunggung, terlihat menawan meskipun selalu diikat dengan karet dapur. Perawakannya kecil. Apalagi saat dia mengenakan seragam abu-abu. Imutnya...! Matanya sipit tapi bukan turunan China. Jernih bagai tanpa dosa. Saat dia tertawa matanya tenggelam hampir terpejam membuatnya semakin lucu menggemaskan. Senyuman tak pernah pergi dari bibirnya.  Namanya Sania. Sania Twain, Sania Twin atau Sania Twon aku tak tahu. Karena aku tak sekelas dengannya. Kemarin tanpa sengaja mendengar namanya dipanggil saat dia berada di sekitar kantin. Dia murid baru. Aku merutuk sendiri, mengapa tak ditempatkan di kelasku saja sih cewek manis itu? Kan enak aku bisa melihatnya tiap hari. Malah di masukkannya di kelas 2 IPA2. Dan itu kelasnya... "Ke kantin yuk Wa!" Aku mendongak. Seperti biasa, gadis blasteran Jawa-Jerman-Sunda yang hidungnya nyaingi hidung Si Pinokio ini, berdiri persis di ambang pintu kelasku. ...

Jodoh Kedua

Jodoh Kedua Tangis tak dapat kutahan. Aku terduduk lemas merasakan perih di hati yang seakan tercabik. Ini sama sekali tak pernah terbayangkan, Mas Arka akan menikah lagi? Ya Tuhan, nyeri sekali ulu hati menerima berita ini. Tidak hanya bagiku, suamikupun tak bisa menerima keputusan kedua orang tuanya yang memaksanya. Mas Arka duduk di depanku tanpa suara. Dia menundukkan kepala sembari meremas rambutnya. "Kamu bahagia hidup bersamaku selama ini mas?" Akhirnya aku bersuara dengan bergetar. Menahan letupan emosi "Aku selalu bahagia bersamamu, dek. Aku sangat bahagia. Tapi..." Kulihat raut wajah suamiku yang begitu kusut. Wajahnya merah, begitulah dia saat menahan marah atau malu. Kali ini matanya menyala, jadi jelas dia marah. "Jika begitu, mas jelaskan pada Ibu, kita bisa arungi rumah tangga ini. Tanpa harus Mas menikah lagi" Kalimat terakhir kembali membuatku terisak. "Aku sudah berusaha menjelaskan pada Ibu, dek. Tapi Ibu mengancam bunuh diri ...

Lela

Malam ini benar-benar kelam. Warna hitam mempersembahkan diri sepenuhnya hari ini. Bulan bersembunyi di balik awan, bintangpun melakukan hal yang sama. Dan hujan rintik ini, melengkapi suasana kelabu yang tak bersahabat.  Aku sama sekali tak menyukainya walau aku mencoba menikmatinya. Aku duduk di depan asrama, tepat di bawah tulisan 'Asrama Putri Az-Zahra'. Tempat ini paling pas untuk melihat halaman pondok putri yang luas dan hijau menyegarkan bila matahari menamoakkan dirinya nanti. Ini memang sudah menjelang dini hari, tak heran jika suasana begitu sunyi, sesunyi hayiku semenjak kejadian sore tadi. "Kenapa nggak Lela saja?" Suara Ustadzah pembimbing ketika kami rapat penentuan MC untuk acara penyambutan tamu dari Propinsi. Entah mengapa aku merasa tidak enak hati. Masteriss Of Ceremony adalah pekerjaanku sejak tahun pertama aku masuk di ARA AITA ini. Tak ada seorangpun yang meragukan kemampuanku.  Tapi ketika Lela datang, pelan-pelan semua berubah. Minggu lalau di...

Dijodohkan part 11B

#DIJODOHKAN11B Part 11b Kolaborasi #BintangYulia Pov Arya "Bagaimana keadaannya sekarang?" Langkahku tergesa menuju klinik kampus yang terletak di ujung fakultas kedokteran. Dela mengabarkan ada mahasiswi dari fakuktas lain dalam keadaan kritis di sana.  Pintu klinik kubuka kasar, di sana tergeletak gadis dengan wajah pujat yang ditemani seorang gadis lain denga wajah panik. "Ini dokternya, Del?" Tanya penunggu pasien. Dela menggelang dan menjawab, "Bukan. Dia mahasiswa terbaik di fakultas kedokteran. Biarkan temanmu diperiksanya, Wi!" Teman Dela bergeser memberiku akses tempat untuk memeriksa si pasien. Sadar, tapi terlalu lemah untuk bergerak dan berucap sepertinya. "Makan apa dia sebelumnya?" Tanyaku pada si teman. Tapi dia menggeleng. "Sudah berapa kali muntah?" Tanyaku lanjut sembari memeriksa nadi, dan matanya. Kuraba perut bagian atas dan sedikit menekannya, pasien meringis.  "Tak terhitung, banyak sekali dalam satu jam ini....

mantan

#NAD_30HM2022 #Dear_Diary #Hari_ke_10 #NomorAbsen_436 MANTAN Jumlah kata : 400 Dear Diary...Entah. Aku suka mengingat cerita tentang obrolan Barrack Obama bersama Michele Obama di sebuah restoran mahal di California. Kau pasti tersenyum menyimak ceritanya. Dan kau akan terinspirasi dengan kisah luar biasa itu.  Dear Diary...Entah. Aku suka mengingat cerita tentang obrolan Barrack Obama bersama Michele Obama di sebuah restoran mahal di California. Kau pasti tersenyum menyimak ceritanya.  Dan kau akan terinspirasi dengan kisah luar biasa itu. Saat itu Obama yang masih menjadi president America Serikat mengajak istrinya makan malam di sebuah restoran megah. Tanpa protokoler, tanpa kawalan seperti acara formal yang sering dihadirinya.  Obama dan Michelle sangat menikmati hidangan yang menakjubkan itu. Tak lama pemilik restoran menyapa Sang Presiden yang sudi mampir ke restorannya.  Saat bertemu, Michelle tertegun ternyata pemilik restoran adalah mantan kekasihnya semasa ...

Eunoia

#eunoia Dear Diary. Akhir-akhir ini ada perasaan aneh yang tak biasa di sini. Perasaan nggak nyaman yang membuatku lelah. Kau tahukan perasaab seperti itu kadang muncul di putaran kehidupan seseorang, seperti titik nadzir yang selalu dialami setiap manusia.  Aku tak tahu pasti apa penyebabnya, tapi ini pasti karena ulah hati dan pikiranku sendiri. Kubiarkan hati ini kosong tanpa kendali Yang Kuasa, kudiamkan pikiran tak baik bergelayut.  Tapi Dear... Aku dulu tak begini.  Aku benci memiliki pikiran tak tenang seperti ini. Hanya karena kesalku pada orang lain, atau karena tak kuberdayakan potensiku untuk melakukan suatu hal yang positif, atau bisa jadi karena rasa malasku yang terlalu lama kutututi. Kau tahu Dear Diary... Akhir-akhir ini, aku lebih sering mendengarkan hal tak baik, hingga mengotori hati dan pikiranku. Aku juga sering membiarkan mulut ini berbicara keburukan orang lain, aku benci mengakui bahwa aku semakin lemah karena hal-hal itu. Aku benci diri sendiri. A...

part 10 dijodohkan

DI_JODOHKAN Part 10 Pov Alvin Sudah dua minggu Arya di rumah. Kedekatannya dengan Sonya makin hari makin tak bisa ditolerir. Aku bukan cemburu. Ini menyangkut etika yang harus dijaga. Marwahku sebagai suami, dia istriku. Bukan istri Arya. Kalau orang lain tahu bagaimana? Hari ini pulang kerja. Seperti biasa di suguhkan pemandangan yang buat sakit mata. Ingat, bukan sakit hati hanya sakit mata. Dua mahluk itu ngapain sih ketawa sampai lupa orang? "Hmmmm ... " "Bang cepet banget pulang?" Tanya Arya "Kenapa kurang lama bermesraan sama istriku?" " Abang ada-ada aja. Masih waras kan bang?" "Masih sangat malah. Makanya aku tahu dengan jelas, karena matamu mengungkap semua." Jawabku  "Sonya, masuklah ke dalam dulu, aku ingin bicara dengan Arya." "Tapi aku belum..." Dia tak meneruskan bantahannya mungkin karena takut dengan ekspresiku. "Abang mau bicara apa?" " Kau masih tanya? Sok tak berdosa sekalu kau....

Dijodohkan part 11A

#DI_JODOHKAN PART 11A Kolab BintangYulia POV Mama Alvin Mendatangkan Arya, putra keduaku bukanlah rencanaku. Tapi kedatangannya membantuku untuk membuat Alvin sadar, istrinya adalah wanita yang patut dipertahankan.  Awal rencana aku menjodohkan Alvin dengan Sonya, sudah pernah kuceritakan pada Alvin, bahwa Sonya ini teman sekampus Arya. Tapi sepertinya Alvin tidak menghiraukannya waktu itu. Tapi akupun tidak menyangka bahwa Arya dan Sonya sangat dekat di kegiatan kemahasiswaan di kampus mereka. Padahal mereka berbeda jurusan.  Dan akupun baru tersadar, bahwa Nayala yang pernah diceritakan Arya saat dia kuliah dulu adalah menantuku ini. Gadis yang menjadi cinta pertama Arya. Sonya Nayala Dirgantari. Putri Dirga, sahabat mendiang suamiku.  Tuhan begitu misterius membuat skenario kehidupan anak-anakku.  Sepertinya Arya tahu ini dari awal. Tapi membiarkan gadis cinta pertamanya untuk kakaknya. Entah untuk apa dia berbuat begitu.  Tapi aku tak mungkin mengorbankan pe...

Wisata Desa Tani Betet

Gambar
Nganjuk bergeliat. Tak seperti dua kota tetangganya, Nganjuk tak memiliki destinasi tempat berbelanja modern seperti mall, plaza yang banyak dikunjungi di era ini. Tapi untuk destinasi wisata alam, Nganjuk memiliki banyak tempat menakjubkan yang wajib dikunjungi. Meskipun tak banyak yang terekspos media, tapi Nganjuk adalah kota angin yang banyak memiliki tempat wisata yang indah dan murah. Sebut saja Roro Kuning, Air Terjun Sedudo, dan yang baru-baru ini menjadi perbincangan warga adalah Wisata Desa Tani Betet.  Tempat ini baru didirikan belum genap dua tahun oleh warga Betet Tanjunganom Nganjuk. Potensi sungai yang berada di ujung desa betet dan dikelilingi persawahan memunculkan ide bagi warganya untuk mendandaninya sedemikian rupa sebagai hiburan warganya.  Ini merupakan sungai kecil yang kanan kirinya dihias beberpa macam bunga yang warna warni dan ditumbuhi beberapa pohon kersen sebagai perindang sek...