Tips dari Mastah (day one ODOP batch 7)
Hai Odopers...
Ish, Senangnya berada di sini.
Hari yang dinanti untuk post perdana kita di ODOP Batch 7.
Kemampuan kita diuji di sini gaes, kita bisa lanjut sampai akhir apa enggak? Pasti semua berharap nggak akan ikut gugur di tengah medan perang yang panjang ini kan?
Di sini akan aku bagi kiat-kiat untuk tetap bertahan nulis setiap hari di ODOP Batch 7 ini yang aku dapat dari beberapa saran dari alumni ODOP yang hari ini mengajak kami kopdar di grup literasi dan kepenulisan di daerah kami, Nganjuk Jawa Timur. Kang Heru, aku memanggilnya Mas Dewa. Ga usah ditag lah namanya biar dia ga ge-er hehe...
Dan beberapa aku ambil dari beberapa orang lain yang ga kalah kece dengan doi.
Begini tipsnya
1. Jangan forsir tenaga dan ide di awal.
Di RWC ODOP kemarin aku sudah bikin cerbung dengan bobot berat di hari pertama. Awalnya aku pikir dengan cerbung akan lebih mudah meneruskan ide berikutnya dengan cerita yang sudah terkonsep kan? Eh, ternyata aku salah. Aku merasa jemu dan mentok dengan ide selanjutnya apalagi dengan keyword yang ditentukan yang kadang susah disambungin dengan ide yang muncul di cerita lanjutan cerbungku. Mas Dewa udah mengingatkan aku, kalau aku terlalu menuangkan ide tumplek blek di awal-awal. Dia udah meramal aku bakal mentok di tengah, karena perjalanan masih lama. 30 hari boooo... Sayangi tenagamu. Dan, you know... Sampai sekarang cerbung itu belum selesai. Kwkkwwk. Karena day berikutnya aku nulis bebas tak berniat melanjutkan cerbung yang aku beri judul 'Sayap-Sayap Malaikat' itu. Geloe ya?
2. Buat catatan kecil.
Meskipun kita menulisnya di blog. Jangan pernah tinggalkan buku dan penmu. Menulis di buku kecil yang kemanapun kamu bawa akan memudahkanmu menuangkan tulisan. Ga usah ditulis dengan lengkap cukup draft simple atau keyword yang tiba-tiba muncul di kepalamu.
Tahu kan? Bahwa semua yang ada di bumi adalah inspirasi yang bisa kita tuangkan di dalam tulisan yang bisa kita rangkai dengan apik dan ciamik. Sebenarnya kita bisa tuangkan di notes pada gawai kita. Tapi kadang saat kita mau buka notes, eh,ada pesan penting dari seseorang yang muncul di HP kita, trus kita harus balas pesan itu, apalagi itu pesan dari si doi yang sedang menanyakan kita udah makan apa belum, xixixi...yang harus segera kita balas kalau ga mau doi marah sama kita karena telat balas. Nah, ide yang muncul tadi ilang deh. Apalagi kalau tuh pesan berlanjut dengan pertanyaan-pertanyaan 'sangat penting' lainnya dari pujaan hati yang bisa bikin kita senyum-senyum sendiri. Lupa deh dengan ide yang muncul tetiba tadi. Sayangkan?
So, jangan pernah lupa bawa pen dan buku kecil ke manapun.
3. Jangan malas baca
Bukan baca wa di grup alumni atau grup yang lain ya...
Bacalah buku. Karena itu akan memunculkan keajaiban-keajaiban yang tetiba muncul di kepala yang akan dengan mudahnya kita rangkai dengan kata. Tidak melulu baca novel atau fiksi lainnya, kadang buku non fiksi mampu menciptakan ide-ide seabrek yang bisa kita tulis dari satu halaman buku non fiksi tadi. Swear deh... Apalagi buku-buku self development yang inspiring you. Keren pisan itu mah. Seperti bukunya Dale Carnegie-How to win friends, yang katanya buku wajibnya para mahasiswa di tahun 80-an, mungkin sampai sekarang. Ada juga buku penuh inspirasi dari Dr. Ibrahim Elfiky-Terapi Berfikir Positif yang mengoyak mind set kita tentang kehidupan. Sangat menginspirasi. Jangan lewatkan juga buku ilmiyah plus realita sejarah masa revolusi industri yang membuka sebuah kenyataan bahwa roti bisa dibuat dengan bahan air laut dan udara saja. Semua mungkin dengan ilmu kimia, semua terpapar di bukunya Thomas Hager-The Alchemy of Air. Atau bukunya Hiromi Shinya-Keajaiban Enzim yang menguak kenyataan bahwa kesehatan itu mudah, murah. Dan kita sama sekali tidak butuh obat dokter atau suplement instan yang mahal itu. Karena tubuh kita memiliki enzim yang luar biasa komplit yang bisa menyembuhkan tubuh kita sendiri. Dan masih banyak buku yang lain.
4. Jangan berambisi menjadi yang terbaik.
Cukup lakukan yang terbaik tanpa ambisi menjadi yang terbaik. Ngomong mudah itu, tapi menjalankannya yang susah. Hanya hati kita yang tahu. Kalau main hati mah, tak ada yang bisa bantu kita selain diri kita sendiri. Tul ga?
5. Piknik
Piknik adalah nutrisi otak kita. Biar benang-benang ruwet di dalamnya sedikit terurai dan fresh.
Ga perlu tempat yang jauh yang mahal atau yang sedang in di khalyak umum. Di halaman rumah kita sendiri yang ditumbuhi bermacam tanaman sayur, tanaman hijau-hijau yang tidak hanya fresh untuk otak kita, tapi juga fresh untuk mata kita. Pan kite bakal dua bulan penuh ye, nulis di depan layar HP atau laptop. Mata kita butuh lihat yang ijo-ijo yang ada di halaman kita. Bagi yang menanam ijo-ijo di rumah lo. Yang enggak? Ya menanam dulu lah... Hehe... Menanam juga akan menajamkan hati dan fikir kita.
5. Diskusi
Diskusi dengan pasangan atau dengan teman tentang sebuah tulisan atau tentang buku atau tentang hal bermanfaat lain akan banyak membantu daya kekuatan kita untuk terus nulis. Dengan berdiskusi, teman diskusi kita akan banyak memberi masukan pada kita kan? Kembali ke nomer satu di atas, dicatet tuh apa aja yang penting saat diskusi. Akan sangat membantu kita. Otak kita juga nggak penat-penat amat menampung segala yang kita pikir. Harus dicurahkan ke orang lain. Bukan bergosip ya, bukan pula mengadu atau curcol tentang keluhan kehidupan kita. Kwkkw...
Oke, itu saja tips kali ini, semoga bisa membantu.
Semangat nulis man-teman...
Semangati aku juga yaaakkk...
Go ODOP go...
Nganjuk, 8 September 2019
Go Go Go! Semangat 45 ini
BalasHapusThank's, Mbak ... Ilmu baru biar semangat ...
BalasHapusSemangka, jambu, melon, Ka.
BalasHapusSemangat! Semoga lancar Ngodop kita Kak Yulia 😊
BalasHapusTipsnya wow 😍
BalasHapusKeren. Jagalah kesehatan jiwa dan ragamu.
BalasHapusThanks for share. Memang kadang menulis itu butuh fase menikmati, jadi tidak perlu dibumbui ambisi
BalasHapusThanks for share ... :)
BalasHapusJangan ngoyo di awal ya intinya :D
Kereen banget, dari materi mastah bisa membuat kesimpulan seperti ini. Jadi ikut belajar baca resumenya. Makasih ya.
BalasHapusTerima kasih tips nya mudah-mudahan bisa sampai ujung nulis nya he he
BalasHapusTerima kasih tips nya mudah-mudahan bisa sampai ujung nulisnya
BalasHapusWah.. Tips yang kece nih..
BalasHapusMana bahasanya juga asik dan kekinian banget.. Hehe..
Makasih banget Mbak tipsnya, bener banget nih apalagi untuk ODOP di batch 7 ini kan 60 hari ya.
BalasHapusMantap tipsnya mbak, semoga kita semua bisa lulus dari tantangan ODOP yah... Aminnn
BalasHapusMakasih tips ny mbak
BalasHapusBermanfaat sekali 😊
Makasih tips nya, kak
BalasHapusAku udah terperangkap di poin pertama 😣
BalasHapusAii...bagus sekali tampilannya, aku blm bisa bikin yg seperti ini.. ajari maak!!
BalasHapusSiip ... Sepertinya kemarin aku ninggalin jejak juga 🤗
BalasHapustips yang bermartabak eh bermanfaat
BalasHapus