Perempuan-Perempuan Jatuh Cinta (Day two ODOP Batch 7)
Perempuan adalah pemilik
Penjaga hati dengan apik
Pelukis hidup meski pelik
Perangkai ulung meski kadang picik
Perempuan juga kosmos
Mengikat kuat jutaan kosmis
Dia tahu, hidup tak lagi berporos
Tapi dia bertahan meski histeris
Umpama sajak kerinduan
Biarkan dia memberi senyuman
Bercengkrama dengan dedaunan
Menciumi segala rayuan
Tak apa kau lukis dia
Atau kau patri cintanya
Menghiburnya dengan sajak sederhana
Mendambanya meski tanpa raga
Dan kita adalah jiwa
Yang lahir dari rahimnya
Terpatri utuh dalam raga
Digenggam ruh dan rasa
Tercipta bersama Sang Surya
Mencintainya kadang menyiksamu
Karena kerja cinta memang begitu
Terendap indah tanpa kita mau
Bahkan dilengkapi dengan lagu dan rindu
Saat cinta terjalin
Perempuan menjadi pengrajin
Pemahat kata seindah liontin
Perajut cinta bak heroin
Perias rasa meski tanpa cermin
Hingga tersesat dalam rumitnya labirin
Yah...
Perempuan Pendamba Cinta
***
Surabaya, 10 September 2019
Perempuan perempuan bersajak
BalasHapus"Gile lu, Ndro!" kata Om Kasino, aliyas keren banget.
BalasHapusTepar saya, terhempas sajak di sana 😆
BalasHapusWow
BalasHapusPerempuan oh perempuan 😄
BalasHapusbagus 😊
BalasHapus