Bantu Aku

Aku lelah...
Ingin rasanya menyerah...
Meletakkan segala beban yang kubawa
Menyingkirkan gelapnya hati tanpa cahaya

Aku ingin berhenti...
Meninggalkanmu yang susah dikandani
Membawa diri ini diharibaan ilahi
Agar hilang sedih yang tak terperi

Aku mau bebas...
Menyeruak udara untuk bernafas
Terbang ringan seperti kapas
Mencari indahnya hidup tanpa cemas

Bantu aku untuk tinggal
Karena kau terlihat janggal
Berkata sok intelektual
Bersikap selalu formal
Menganggap setiap orang bebal

Ini bukan mimpiku
Melihatmu yang mulai membeku
Dengan pikiran yang sedikit kaku
Mencerna sesuatu dengan nafsu
Berkata lantang tentang 'aku'-mu

Bukankah kau dan aku adalah wayang?
Yang digerakkan dalang?
Hanya kumpulan daging dan tulang

Tapi...
Rasa yang mengikatmu di hati
Yang tak mungkin kutinggalkan sendiri
Karena tujuan kita satu mengiringi
Bahagia di dekapan Ilahi
Saat jasad kita tak lagi berarti

Bantu aku...
Aku hanya ingin kita satu
Menjadi pribadi yang utuh
Menjadi abdi Sang Maha Tahu
Menjalankan ibadah dengan sunggug-sungguh
Mencari hakikat kehidupan dengan Ilmu

Semoga...
Tuhan membuatmu ada
Untuk berjalan searah menuju-Nya
Menyiapkan masa depan cerah keharibaan Esa
Dengan segenap cinta untuk-Nya
Dengan segala keindahan untuk asa
Bissmillah...

Yulia Tanjung
Nganjuk, 17 September 2019

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Noda Pada Gadis Kecil Itu

Menulis adalah duniaku

Wisuda ODOP