Tak Kembali

Ratap itu adalah aku
Tangis itu juga aku
Bengispun ternyata aku
Mendera kejam tanpa sadarku

Memang terasa sesak
Mencekat tanpa ampun yang layak
Derai-derai air mata bahkan tak tampak
Raga hanya sanggup luruh tak bergerak

Alam tak berempati
Jagad rayapun tak peduli
Membiarkan ruhku terbang tanpa kendali
Mencari Dia tempatku kembali

Terlambat...
Aku sudah penuhi dunia yang penuh pikat
Merasa umur tak akan tamat
Hingga ajal datang melaknat
Sekarang aku tersesat
Tersiksa hingga akhir hayat
Tuhan tak bersekat
Aku mencariNya tanpa Pengikat

Hahaha...
Wahai raga...
Wahai rasa...
Rasakan....
Matimu tak terselamatkan
Jiwamu gentayangan
Ke mana kau cari Tuhan?
Karena Tuhan tak di angan-angan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Noda Pada Gadis Kecil Itu

Menulis adalah duniaku

Wisuda ODOP