Aku Cemburu

Hari ini...
Getar-getar halus namun kuat menyesakkan itu menyeruak kembali.
Membelai kalbu menjamah rasa terdalam.

Ada sakit yang perlahan menggores
Mendera keinginan untuk berlari entah ke mana.
Mengingat-Nya membuat semakin pilu tapi keharusan bagiku agar hilang rasa gundah, agar selamat rasaku.

Aku harus bagaimana?
Mencintai-Nya adalah hal tersuci yang kumiliki.
Merindu-Nya setiap detak adalah keindahan tak tertandingi
Mengingat-Nya adalah kenikmatan tak bisa terganti
Mengenal-Nya adalah anugerah terindah sepanjang hidup ini.

Tapi...
Aku cemburu
Cemburu yang seharusnya tak perlu
Cemburu karena bodohku
Cemburu yang harusnya kubuang jauh

Mohon ampun...
Akan ku lampaui dengan cara apapun
Bahkan sampai pecah dadaku

Aku tau...
Ini gila...
Mencintai dengan segenap rasa tanpa mengharap balas-Nya
Karena kemutlakan bagi-Nya untuk selalu Ada di hatiku, pikiranku, mimpi-mimpiku, bahkan detakku.

Ini gila...
Menginginkan-Nya bersamaku tanpa terhalang 'aku' yang menggebu
Memuja-Nya dengan segenap jiwa yang nanti pasti kembali pada-Nya jika Dia menginginkan-Nya

Biarkan tangis ini...
Biarkan jerit ini...
Biarkan sesak ini...
Hanya sekejap saja...
Biarkan saja...
Karena harapku
Aku akan tersenyum bahagia saat 'aku' tanpa 'ego'ku menghadap-Nya tanpa malu
Saat aku berdamai dengan rasaku
Saat aku kembali pada-Nya dengan haru.

Tanjunganom 18 April 2019
Yulia Tanjung

Komentar

  1. Cie cie...puber ke 3 nie yeee...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Loh...ini Nya besar lo... Bukan pada nya kecil... Ini siapa tooh??

      Hapus
  2. kalau dirimu sudah melalui tahap ini maka saya masih ada disini..oelh karena itu belum diijinkan bertemu sumber kecemburuanku itu hihihi... hayyoooo

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Noda Pada Gadis Kecil Itu

Menulis adalah duniaku

Wisuda ODOP