Memecahkan Mental Block dalam diri

MEMECAHKAN MENTAL BLOCK DALAM DIRI

Akhir-akhir ini,  saya suka membaca artikel-artikel tentang Mental Block,  melihat Video tutorial cara menghilangkan Mental Block,  juga diskusi tentang topik yang sama dengan banyak orang....

Sejak Guru kami,  Bapak Kiai Tanjung sering menyebutkan di kajian Beliau tentang betapa 'ga baik' nya punya Mental Block,  saya tidak bisa menahan keinginan untuk bertanya,  tapi di Kajian Beliau tidak ada sesi tanya jawab,  maka saya mencari jawabannya dengan cara saya sendiri.

Dari Beliau saya tahu bahwa Mental Block itu hal negatif yang harusnya tidak boleh ada dalam diri manusia yang berTuhan. Tapi secara definisi lengkap saya hanya bisa menebak-nebak saja.

Banyak artikel di Internet menyebutkan bahwa Mental Block adalah sebuah keyakinan yang sangat kuat dalam diri yang melemahkan diri kita,  menghambat kinerja dan cara berfikir kita,  membuat kita susah untuk sukses.  Sukses dalam arti yang luas,  karena kesuksesan bukan melulu hal duniawi...

Ada sumber lain menyebutkan bahwa
Mental Block, adalah hambatan secara mental/psikologis yang menyelubungi pikiran seseorang.

Contoh gampangnya begini.  Cermati hewan yang ada di sirkus seperti gajah,   kita tahu gajah memiliki kekuatan besar yang bisa merobohkan segala hal.  Tapi gajah sirkus tidak pernah meloloskan diri dari seutas tali kecil yang mengikatnya dengan sebuah tiang bambu. 
Do you know why??
Itu bukan karena dia tidak kuat,  tapi si gajah diajari untuk tidak lepas dari tali pancang itu,  dan gajah percaya serta menganggap dirinya tidak akan mampu meloloskan diri.  Gajah di "program" oleh sang pemilik. 

Itulah Mental Block.

Mental Block menghalangi dan sangat mempengaruhi pikiran bawah sadar seseorang dari tindakan positif.

Mental Block terbentuk dengan cara yang beragam.  Bisa karena traumatik masa kecil,  pendidikan yang salah,  perkataan yang diucap berkali-kali,  tindakan yang dilakukan berulang,  atau ucapan seseorang yang otoritas dalam kehidupan seseorang ,  seperti orang tua,  guru atau idola kita.

Mental Block terbentuk secara sengaja atau tidak oleh pikiran bawah sadar seseorang yang kemudian "memprogram" nya menjadi "program negatif ".

Untuk merobohkan Mental Block ini saya merangkum beberapa tips atau cara dari berbagai sumber di internet dan menambahnya dari diskusi dengan teman juga dari Kajian yang pernah disampaikan Guru kami,  Bapak Kyai Tanjung:

1. Cari Penyebab Mental Block lalu Hilangkan

Kemarin sempat berdiskusi dengan Mbak Wulan dari Sahabat Bumi, yang pernah belajar dengan serius tentang hypnotherapi dan pikiran Manusia, bahwa Mental Block harus dicari.  Kadang kita kesulitan mencari apa Mental Block kita,  karena biasanya itu terbentuk saat kita masih kanak-kanak.  Jadi kita sendiri lupa dan belum menyadari bahwa hal itu bisa mempengaruhi hidup kita hingga dewasa.

Contoh kasus: Orang Tua si A bercerai dan dia diasuh oleh neneknya.  Karena terlalu sayangnya nenek kepada cucunya, si nenek memperlakukan si A juga mengatakan secara berulang mungkin kepada saudara,  tetangga bahwa si A adalah anak yang malang hidupnya karena orang tuanya bercerai.  Maka pikiran bawah sadar si A akan mengingat dan mempercayai bahwa hidupnya sangat malang,  dan sampai dewasa dia selalu merasa bahwa dia itu malang dan minta dikasihani.  Itu sangat mempengaruhi seseorang secara utuh dan bisa menghambat langkah seseorang untuk maju. Maka,  saat seorang sadar,  dia harus mendobraknya.

Mbak Wulan juga mengatakan,  beberapa orang belum bisa mengenali apa Mental Blocknya.  Tapi sadar bahwa dia sulit maju dalam kehidupannya.
Ada dua cara yang dikemukakan Mbak Wulan untuk mengenali Mental Block kita.

Satu : Berkontemplasi atau bertafakur secara mendalam dan mencari sampai ketemu,  dengan memflash-back kehidupan kita,  mengaduk-aduk kejadian masa lalu sekiranya kejadian atau hal apa yang telah memblokir mental kita.

Dua : Minta bantuan terapis untuk menghipnoterapi kita. Karena terapis dengan cara hipnoterapi membantu kita untuk menemukan hal apa yang menghambat  pikiran kita,  kemudian terapis akan mengembalikan kita pada kejadian saat pertama kita mengalami trauma,  atau saat di mana kita mendapatkan keyakinan kuat yang memblokir kehidupan kita. Dia akan mengurai ikatan-ikatan itu dan menjadikan kita mempercayai sebuah keyakinan baru yang positif.

2. Menjadi Diri Sendiri

Jangan pernah mencoba menjadi atau meniru orang lain.  Yakinlah pada kemampuan diri,  dan percaya bahwa kita special.

Bapak Kyai Tanjung juga pernah menuturkan sebuah pendidikan yang luar biasa untuk orang tua.  Jangan pernah menceritakan atau membanggakan kehebatan nenek moyang kita pada anak.

Para orangtua kadang secara tidak sadar melakukannya. Seperti bercerita bahwa kita keturunan bangsawan,  keturunan darah biru atau menceritakan bahwa leluhur kita adalah seorang Kyai ternama,sorang Pahlawan hebat, dan sebagainya.  Itu berdampak sangat buruk pada anak,  karena akan membentuk Mental Block yang fatal.

Kemudian Beliau menjelaskan lebih lanjut,  saat kita membanggakan nenek moyang kita yang hebat yang sebenarnya sama sekali tidak akan berpengaruh apa-apa untuk masa depan kita, tapi dampaknya yang berbahaya,  kita akan terprogram bahwa kita keturunan hebat,  dilahirkan dari keturunan yang hebat pula,  maka kita juga hebat dengan darah bangsawan yang melekat dalam diri dan menjadikan kita 'menuntut' orang lain agar memperlakukan kita secara special dan terhormat  dan merasa pantas dihargai.

Kita tidak menjadi diri sendiri. Kita terpengaruh oleh 'bayangan' nenek moyang atau leluhur kita,  itu membuat kita sulit maju, malas bergerak,  sulit menerima masukan,  kaku,  beku,  fanatik,  bahkan sombong.

Padahal kehidupan itu yang kita lakukan sekarang.  Sejarah orang tua kita apalagi nenek moyang kita sama sekali tidak mempengaruhi kehidupan kita saat ini.
Bapak Kyai Tanjung begitu gamblang menjelaskannya.

3. Gali Kemampuan yang kita Miliki.

Tuhan memberikan potensi yang luar biasa untuk hambaNya.  Saat kita tidak memanfaatkannya, Kemajuan dan kesuksesan juga enggan menyentuh kita.
Coba kita rinci,  apa saja potensi pemberianNya itu?
Ada potensi pikiran, potensi organ tubuh,  potensi hati, potensi kreativitas dan banyak lagi.  Semua harus dimakmurkan,itu adalah wujud rasa syukur.  Tuhan akan menambah nikmatNya saat kita menyukuri pemberian Tuhan dengan memanfaatkan potensi yang diberikanNya pada kita.

Begitu yang sering diajarkan Guru kami dalam setiap kajian Beliau.

4. Latih Mental

Biasakan melatih mental dengan selalu mencoba hal baru, belajar hal baru, juga  melatih respon, respek,  tanggap,  peduli bahkan empati kita. 

Latih diri juga untuk mau berpendapat,  bertanya dan berbicara yang baik.  Yang meninggalkan kesan yang baik untuk orang lain. Mendengar dan menyimak yang baik juga sangat bagus untuk melatih mental kita agar terhindar dari lemahnya mental,  atau Mental Block.

5. Teruslah Menggali Ilmu Pengetahuan.

Guru kami memberitahu bahwa ayat-ayat Tuhan begitu banyak dan yang diketahui manusia di seluruh belahan bumi ini sangat terbatas.  Sampai diumpakan,  jika ayat-ayat Tuhan itu seperti air laut yang luas,  maka yang diketahui manusia seperti air laut yang menempel pada satu jari kita saat kita mencelupkan jari itu ke dalam bentangan air laut yang maha luas.  Hanya itu!  Tidak ada satu tetes...! Dan itu harus dibagi untuk seluruh manusia di bumi....! 

Oh My God...  Betapa AgungNya Sang Pencipta...!

Maka jangan pernah merasa cukup apalagi merasa paling tahu segalanya dengan modal pengetahuan yg kita miliki.

Membaca buku-buku, menyimak,  banyak bertanya,  mendengar kemudian menerapkan dalam kehidupan akan membuat pengetahuan yang kita miliki bertambah,  kontekstual dan aplikatif yang menjadikan kita berkembang bahkan inovatif.

6. Selalu Berpikiran Positif.

Saya baru-baru ini menyadari bahwa kekuatan pikiran itu sangat dahsyat dan menakjubkan... 

Hellow...  Kemana saja saya selama ini yak?? Hehehe....

Dr.  Ibrahim Elfiky dalam bukunya 'Terapi Berfikir Positif' yang dikeluarkan penerbit buku kenamaan ZAMAN,  mengatakan,  semua orang mempunyai potensi kekuatan pikiran.  Tapi tak semua tahu bagaimana mengaktifkannya untuk mendapatkan manfaat yang luar biasa.

Dr.  Elfiky merupakan motivator muslim dunia yang dalam bukunya akan membantu para pembaca untuk mengenal kekuatan pikiran,  cara kerjanya, cara mengaktifkannya dengan mudah, murah dan efektif, yang intinya,  pikiran yang positif akan mengubah hidup seseorang sehingga termotivasi kuat untuk meningkatkan daya pikir seseorang pula.

Dengan pikiran yang positif seseorang dengan mudah mendiagnosa penyakit pikiran,  penyakit hati dan mengobatinya.

Pikiran yang positif pun sangat mudah membangun keyakinan alami sehingga seseorang bisa menatap masa depan yang cemerlang.

The other wonderful of having positive mind adalah kita dibuat mampu meruskan visi misi hidup kita agar lebih optimis,  hidup lebih terarah,  lebih efektif dan lebih antusias.

7. Miliki Pegangan.

Pegangan di sini yang dimaksud adalah "seseorang" yang kita "percaya" sepenuh hati bisa menjadi tempat kita mengadu,  yang dapat menuntun kita menuju kebenaran dengan tujuan yang jelas untuk kita menjalankan kehidupan ini. Tempat berkeluh kesah.  Seorang Guru Spiritual.  Seperti Raja Majapahit yang digdaya Hayam Wuruk yang masih berguru pada Patihnya Sang Gajah Mada,seperti Ir. Soekarno yang juga memiliki seorang Penasehat,  juga setiap Raja-Raja besar di seluruh dunia yang pasti memiliki Seorang Penasehat atau Guru.  Setiap Presiden pun tidak mampu memutuskan segala urusan negara sendiri,  dia tetap membutuhkan penasehatnya.  Seperti Sayyidina Ali yang memuja Gurunya yang juga ayah mertuanya,  Rasulullah.  Sama juga seperti para wali yang saat itu memiliki seorang Guru yang ada di Gujarat sana.

Seorang manusia yang ingin terarah hidupnya harus memiliki seorang 'Panutan' yang bisa kita tanya tentang masalah-masalah yang ada, kapanpun.  Guru yang bisa kita dengar nasehatnya, juga suaranya secara langsung.  Guru tempat kita bersandar.

Ini beberapa cara meruntuhkan Mental Block kita,  yang mungkin belum kita sadari. 

Semoga pengetahuan yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa like dan subscribenya ya...
Semoga saya selalu semangat menulis yang inspiratif dan berkesan...

Thank you for reading...

Komentar

  1. Bagus sekali... penuh gagasan untuk berkembang dalam mendobrak kebuntuan..

    BalasHapus
  2. Hai admin..
    Saya suka bgt sama tulisan kamu.
    Mengalir banget, dan kaya akan referensi.
    Dari ulasan di atas, aku baru tau apa itu mental blok.
    Thank you banget

    BalasHapus
  3. bagus sekali ,, tidak terpikirkan sebelumya, hal seperti itu pernah terlihat dilingkungan kita,, sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih banyak sudah berkenan mampir ke blog saya. ..
      Semoga bermanfaat. .

      Hapus
  4. Aku suka sekali sama topik bahasan ini. And, honestly, I have mentality obstacle too.. that I got when I was a kid...

    Mati-matian mengubah hidupku yg aku tahu akan menghambat menuju kesuksesan. Thanks for sharing btw...

    Saranku, lebih sering menulis doooong... 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin. . Semoga selalu semangat menulis ,terimakasih sudah berkunjung...

      Jadi penasaran apa yg memblokir mental mas ari?? Beneran ada?? 😊

      Hapus
  5. Mental blok sering tidak kita sadari, pengalaman pribadi sebagai seorang anak dari pns, sering membuat diri kita terasa dlm zona nyaman, terlebih orang tua jg terjebak di zona tersebut. Lebih-lebih kita jg terjebak di lingkaran kekuasaan kekuatan sbg keluarga tirani. Butuh keberanian yg berlebih untuk keluar dari tirani tersebut. Tentunya ini yg kita butuhkan, support dukungan dari teman atau komunitas yg mendorong untuk menjadi mandiri. Mjd nyata keberagaman potensi akan nampak menjadi daya dobrak bagi masing-masing individu. Terima kasih tulisannya, sungguh inspirasi yang nyata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow... Terimakasih atas komentar yg luar biasa... Salam kenal ya...

      Hapus
  6. Thanks mbak.. ini bagus sekali buat referensi anak muda, wabilkhusus saya nih.. buat memicu semangat hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Om jepri udah sll semangat gt kok.. Ayooo nulis lagi... Aku jg penggemarmu lo... ☺

      Hapus
  7. Terima kasih...bacanya ngalir saja,tapi langsung mengena.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah berkunjung ninik... Salam kenal ya... Semoga bermanfaat

      Hapus
  8. Wow. Tulisan yang keren. Inspiratif sekali. Kembangkan karyamu saudaraku

    BalasHapus
  9. Thank you so much for sharing the article, Mrs. Yulia. It makes me recall my problem. Since my teenage years, I've been thinking that I'm suffering from a serious mental block. The symptoms are feeling anxious or worried all the time and having negative way of thinking and those things have made myself lack self confidence for the whole life. Until my last 40s, I have neither sought for psychologist nor psychiatric to consult my problem. The first reason is because as a Javanese, I adopt a culture that discussing such topic is taboo. Secondly, I feel worried that the therapy to solve my problem would make me blame my parents for their wrong parenting styles. While my Guru, Bapak Kyai Tanjung, always tells us to blame no one but myself for my mistakes or weakness. As a result, I am still bringing those mental blocks wherever I go. And if people find me weird because of my problem and dislike or keep away from me, I just try to accept it though it hurts. Hopefully for the rest of my life I will find a way to break my mental blocks thus I would be able to develop my potentials.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Make sure that you need the answer of your problem mbak Heni.... psychiatric will help you without blaming anyone...
      I, myself have already found what my block mentality and I am sure I need someone. We have Guru. That's the answer... Cheer up mbak heni... 😘

      Hapus
    2. Teruslah berkarya, bidadari sorgaku...jadilah Legenda.. Meninggikan Asma Bapak.. Membumikan diri kedalam shibgoh-Nya..

      Hapus
  10. Wah tulisannya berat tapi kereeen... sungguh luar biasa potensi Literasi Nganhuk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih pak win... Komentarnya... Bimbing terus ya....

      Hapus
  11. Mental block dari diri sendiri harus segera dihilangkan ya mbak. Itu hanya akan membuatvdiri tidak bisa maju. Artikel yang sangat bermanfaat. Terima kasih sharingnya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah...di komenin mb.nova...
      Sambil dibimbing mbak biar tambah pinter.. Ga dipuji aja... Heheh...
      Kasih aku tantangan tema dong mbak...

      Hapus
  12. Tulisan keren yang ditulis calon penulis hebat.

    "Gile lu, Ndro!" Kata Om Kasino, alias keren banget.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Noda Pada Gadis Kecil Itu

Menulis adalah duniaku

Wisuda ODOP