Postingan

Cerita semalam

Cerita semalam.... Tadi malam di daerah Brebek, Bapak Kyai kami diminta untuk mengisi Pengajian tunggal oleh penduduk sana. Sebenarnya kami juga berniat nderek juga ke Brebek, toh dekat aja. Yang jauh aja... kami, murid Beliau selalu turut serta, apalagi yang dekat situ ... Banyak dari kami yang berbondong-bondong ke sana... Tapi karena suatu hal, kami sekeluarga tidak bisa ikut ke sana, kami hanya bisa mendengar lewat Radio. Seluruh area Pondok menggemakan suara Bapak, melalui Radio Memory Fm... Sekitar pukul delapan malam, suara Pak Surono sudah membuka acara, kemudian disusul beberapa iringan lagu dari marawis Ki Anom yang menyejukkan... Anakku terlihat sedang menulis di buku hariannya, dan ibunya berkutat dengan jahitan yang belum selesai.... Pukul sembilan malam, adek mengajakku tidur...matanya merah menahan kantuk. "Ayuuk mah...bobok!" Pintanya. Kemudian aku menata tempat...

Kata Pengantar

Bismillahirrahmanirrahiim..... Dengan Pangestu Bapak.... Blogku yang sudah lama mati suri ini, aku aktifkan kembali... setelah melihat aktifnya teman-teman menulis di blog, sebagai ladang belajar menulis bagi mereka, aku tergugah.... dan tersuntik semangat mereka, sambil "ingah-ingih" menahan malu dengan teman-teman yang jauh lebih muda dariku, yang kemampuannya jauuuuuuuh di atasku dengan umur yang jauh pula di bawahku. Ini adalah pelajaran saat masih kuliah di semester awal dulu, yang sudah 12 tahun lalu kulalui, tapi baru ini aku menyadari bahwa betapa tragisnya segala yang aku lalui saat kuliah dulu. Aku tidak pernah mengaplikasikan segala yang aku dapat di bangku kuliah. Pantas jika nilai IP-ku tidak pernah baik. Hehehe.... Mereka ini, teman-temanku....yang umurnya jauh di bawahku adalah para mentorku di banyak hal. Aku Banyak belajar tentang menulis, tentang membangun percaya diri, membangun mindset, dan banyak hal lagi. Pemuda-pemudi ini, mereka menamakan dir...

Karena Kutahu

KARENA KUTAHU....! 28 November 2000 Aku melihatnya menangis lagi, entah sudah yang keberapa kalinya. Tuhan... apa yang telah aku perbuat hingga kesedihan selalu terbayang di matanya setiap melihatku?. Dan apa yang harus aku lakukan ??. Ingin sekali aku memeluknya, menyalurkan perasaanku bahwa aku teramat menyayanginya. Dan betapa inginnya aku mengurangi beban pikirannya. Tapi aku memang tak tahu apa yang harus aku lakukan, karena pusat kesedihannya adalah aku. Hanya aku yang dipikirkannya, aku tahu itu. 14 Februari 2001 Katanya hari ini adalah hari spesial, Valentine.   Aku sekalipun tidak pernah merayakan hari aneh itu. Bukankah semua hari adalah hari kasih sayang ?? Ust. Rozak, guru ngajiku juga bilang begitu. Tapi aku terima juga kado kecil yang diberikannya padaku sepulangku dari ngaji tadi. Hari ini aku melihat senyum di bibirnya. Bahagia sekali melihat wajahnya yang berseri. 09 Agustus 2002 Aku tahu dia membenciku sekaligus teramat menyayangiku. Membenciku k...