Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

NAD hari 2 (Surat Dari Desa)

#30HariMenulis2019_hari_1 Nif, apa kabar kamu di Jakarta sana? Beberapa hari ini aku sering inget kamu. Kamu tahu mengapa? Karena di desa kita sekarang kedatangan Ustadzah baru yang berjilbab lebar seperti kamu. Rapi sekali. Dia punya misi yang sama seperti kamu dulu. Ingin membentuk penduduk desa yang islami dan damai. Dia mengajar ngaji anak-anak seumuran Joki, adikku, mereka juga diajarkan marawis dan nasyid. Biar tidak lagu-lagu jaman now dan koplo-an saja yang mereka kenal. Ustadzah itu bernama Ustadzah Diyah, Rodiyah lengkapnya. Umurnya sekitar 3 tahun di atas kita. Dia pintar sekali, Nif... Suaranya merdu seperti suaramu, pintar baca qur'an seperti kamu, baik dan santunnya juga seperti kamu. Pokoknya kalau lihat dia, aku selalu ingat kamu. Aku juga banyak belajar darinya. Aku belajar tentang fikih yang belum sempat kamu ajarkan dulu karena kamunya keburu ke Jakarta. Saat itu kamu mengajak aku dan mengajariku cara sholat, membaca qur'an, sekarang aku diajari ...

Dia

DIA Y ulia Tanjung Ada Dia di sini Di tiap detak dan detik Bersemayam di celah terkecil sel inti Termaktub menjadi ayat IIlahi Ada Dia di sana Tersebar di berbagai arah Melambai memanggil hamba-Nya Yang ingin mengenal-Nya Dia bukan hanya punya nama Pasti ada Wujud-Nya Yang harus dikenali keberadaanNya Karena begitu perintah yang ditulis-Nya 'Tentang jati Diri-Ku Yang Aku sendiri adalah Inti Sumber Daya Itu Aku Dzat yang menjadikanmu Aku Dzat yang membentukmu Maka kenalilah Aku' Begitu Firman-Nya menderu Berita tentang Dia Dzat Yang Al-Ghaib tetapi nyata keberadaan-Nya Nyata dalam hati makhluk-Nya yang taqwa Yang telah Dia buka dengan Ilmu-Nya Saat engkau dikehendaki menemukannya Jalan mengenali Ada dan Wujud-Nya Yang hanya bisa kau kenali dengan Cahaya Ilahi-Nya